Archive for the ‘da chubby teacha!’ Category

h1

Pentingnya Kursus Bahasa ‘England’ part III

December 1, 2010

Hari itu adalah hari terakhir aku menghabiskan liburanku di tanah Mpek-Mpek a.k.a. Palembang. Perasaan sedih karena harus berpisah dengan keponakan2ku yang lucu dan menggemaskan bercampur aduk dengan rasa sedihku karena bangkrut :P

Tiap kali aku berlibur kesana, sudah pasti bonus akhir tahunku melayang bak kapas di udara.. But it’s worthed, semua kebersamaan dengan keluarga kecil nan bahagia itu amat mengobati kejenuhanku dalam bekerja :D

Gara2 bercanda dan main Ciluk Ba!! dengan ponakanku hingga larut malam, aku nyaris terlambat bangun di pagi harinya. Ponakanku yang satu itu benar2 mengingatkanku akan boneka kelinci berwarna pink yang ada di iklan ENERGIZER! Dia seolah tak pernah kehabisan energy.. Dan aku, si Tante gembrot yang masih lajang tapi mulai dimakan usia ini, agak kewalahan meladeninya hingga larut malam.

Pesawatku berangkat jam 6.30 pagi… Kakak iparku mengantarku sampai ke Bandara Sutan Badaruddin. Ketika aku sampai sana, jantungku hampir copot karena pesawat Sriwijaya yang harusnya aku tumpangi sedang mondar mandir di lapangan udara, tanda dia persiapan Take Off. Ketika kulihat jam, saat itu masih pukul 5.55!! Bagaimana mungkin aku ditinggal?? Okay.. Okay.. aku yang salah, harusnya aku check in 1 jam sebelumnya… Tapi khan masih ada waktu 35 menit lagi, bantahku dalam hati.

Dengan tergesa-gesa, aku menghampiri petugas Check In.

Aku     : “Mbak.. Mbak… itu pesawat Sriwijaya yang pemberangkatan jam 6.30 ya? Kok udah persiapan Take off??!!”

Aku panik setengah mati sementara si ‘Mbak’ Petugas ini dengan santainya menjawab

Si Mbak : “Lho? Memangnya tidak ada pemberitahuan? Pesawatnya khan dimajukan jadi pukul 6.00.”

Hatiku mencelos mendengarnya.

Aku      : “Saya TIDAK PERNAH menerima pemberitahuan apapun. Tidak lewat Tlp, Hp atau Sms!!”

Si Mbak : “Waah… harusnya ada, soalnya semua penumpang yang naik tadi, mendapat pemberitahuan kok”

Aku     : “Iyaaaaa… tapi saya NGGAK DAPET!! Ya udah deh, pesawatnya masih ada khan? saya mau naik!!”

Si Mbak  : “Maaf Mbak… nggak bisa”

Aku        : “KENAPA??!!”

Si Mbak  : “Karena kami sudah KLUSS”

Apa pula maksudnya ‘KLUSS’?????

Aku        : “Maksudnya KLUSS??”

Si Mbak  : “Iya, KLUSS… sudah tutup”

Darahku langsung naik ke ubun-ubun.. Sebagai guru Bahasa Inggris gadungan yang amat loyal pada pekerjaannya, aku merasa WAJIB mengoreksinya.

Aku     : “CLOSE, Mbak!! (baca: klous) Bukan KLUSS!! Emangnya BLUES CLUES (baca: Blus Kluss)??!!!! GRRRRR!!!!!”

h1

Pentingnya Kursus Bahasa ‘England’ part II

December 1, 2010

Suatu hari, aku sedang dalam perjalanan menuju sebuah pusat pembelanjaan di Kota Bogor, tempat aku sering berkumpul dengan sahabat-sahabatku yang memiliki hati seluas samudra… bayangkan saja selama hampir 20 tahun pertemanan kami, akulah penyandang predikat si JAM KARET yang senantiasa muncul 1 atau 2 jam dari jadwal :P

Sialnya si angkot yang aku naiki malah ngetem dengan manisnya di sisi jalan. Si sopir dengan tanpa putus asa terus meneriakkan tujuan angkotnya.

Si Sopir   : “Ayoo.. Ayoo… Terminal Bis Baranang Siang… Baranang Siang… “

Datanglah sepasang suami istri yang baru saja menyebrang jalan dan menghampiri si Sopir.

Si Suami : “Bang… lewat GIANT (baca: JAYEN) nggak?”

Si Sopir  : “Hah? Naon? GIANT (baca: JAYEN)? Teu! Teu!” (Hah? Apa? GIANT (baca: JAYEN)? Nggak! Nggak!)

Dan mereka berdua pun berlalu. Aku serta merta mengerutkan kening. Apa maksudnya si Sopir ini? Sudah jelas2 angkot yang aku naiki ini melewati GIANT tadi.

Si Sopir  : “Naon siiih?? Teu ngarti ahh!! GIANT (baca: JAYEN) sagala!!” (Apa siiih?? Nggak ngerti ahh!! GIANT (baca: JAYEN) segala!!)

Angkot pun dengan perlahan tapi pasti mulai beranjak meninggalkan tempat itu. Ketika aku hampir saja bernafas lega, si sopir tiba2 berhenti di depan beberapa orang dan berkata:

Si Sopir  : “Ayoooo… Terminal Bis Baranang Siang… GIANT.. GIANT.. GIANT (baca: GIYAN)”

Aku         : *Garuk-garuk kepala*

h1

Pentingnya Kursus Bahasa ‘England’ part I

December 1, 2010

Suatu hari temanku Lukman  a.k.a. si Bulu, hendak membeli sebungkus rokok, dia pun menghampiri si Abang penjual rokok yang sedang bertengger dengan manis di sebuah bangku, samping warungnya..

Si Bulu     : “Kang, aya rokok A Mild?” (Bang, ada rokok A Mild?)

Si Abang  : “Wah, teu aya, Kang” (Nggak ada, Bang)

Si Bulu     : “Ari eta naon?” (Kalau itu apa?)

Si Bulu menunjuk sebungkus rokok A Mild di balik kaca.

Si Abang  : “Oooh, ari eta mah ROKOK MIL” (Oooh, kalau itu sih ROKOK MIL)

Si Bulu     : *Garuk-garuk kepala*

Belajar dari pengalaman, selang beberapa hari kemudian, dia pun menghampiri Abang2 penjual rokok di warung yang berbeda.

Si Bulu     : “Kang, aya rokok MIL?” (Bang, ada rokok MIL?)

Dengan senyum mengejek, Si Abang yang satu ini pun berkata

Si Abang  : “Waaah, teu aya Kang… Aya ge A MILD” (Waaah, nggak ada Bang… Ada juga A MILD)

Si Bulu     : ??*^#@#$&%^$$#^!!!!

h1

aku yang guru

June 2, 2007

Profesi sebagai GURU…

Digugu dan ditiru…

Tapi mengapa di setiap tengah bulan aku selalu termangu?….

Terdiam dan membisu?…

Larut dalam asa yang mengharu biru?…

Jawabnya cukup aku yang tahu…

Solusinya pun hanya satu…

NAIKKAN GAJI GURU!!!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.